14 February 2014

Kasabaret.

Semua kasanova yang mati kena tampar oleh perempuan kabaret tahun lalu sedang sibuk keluar dari kubur untuk ke party.

07 February 2014

Kubur Gondol.

Jumaat sore,
Anak muda yang pernah mati hatinya berbicara sendirian di depan kubur.
Burung-burung yang berkicauan bertukar menjadi anjing yang melolong.

" Kuburmu masih merah sayangku. "
" Tanahmu juga kering dan gersang "

Di cabutnya rumput-rumput benci yang tumbuh di atas kubur merah yang kontang itu.
Di bersikannya sama sekali, licin.
Kini kelihatan sebuah kubur gondol.

" Semoga tiada lagi benci buatmu. "

Sebelum pergi buat kali yang keberapa entah,
Di sedekahnya satu puisi yang berbunyi sedih.
Di siramnya kubur itu, air mata dua tahun lebih.

Lalu dia pun berjalan pergi, tetapi kali ini tanpa menoleh ke belakang seperti selalu.

Rindu, tolong tampar dia sekali.

Aku nak bagi tahu yang aku letih sembunyi rindu,
Konon-konon sudah bahagia dan melupai kamu.

Sumpah sakit,
Kuat di depan kamu tapi menangis di dalam hati.

Sebentar tadi,
Aku ditampar rindu dan sebab itu aku kemari.
Aku nak rindu tolong tamparkan kamu sekali.

Baru adil, bukan ?